ABDSI Kerjasama dengan Mercycorps dalam STRIVE Indonesis

ABDSI Kerjasama dengan Mercycorps dalam STRIVE Indonesis

ABDSI menjalin kerjasama dengan Mercycorps Indonesia dalam program STRIVE Indonesia, yang diluncurkan dalam kegiatan Strategic Partnership for Digital Future hari ini (31/08/2023) bertempat di Ballroom 3-5 Ritz-Carlton Hotel Mega Kuningan Jakarta Selatan.

Hadir dalam acara itu Ketua Umum ABDSI, Cahyadi Joko Sukmono, Ade Soekadis Executive Director Mercy Corps Indonesia Mercy Corps Indonesia, Ahmad Dading Gunadi, Direktur Pengembangan UMKM dan Koperasi Bappenas, dan mitra yang lain.

ABDSI Kerjasama dengan Mercycorps dalam STRIVE Indonesis

Ade Soekadis dalam sabutannua menyampaikan bahwa MCI ingin mendorong UMKM (40% perempuan) untuk bisa mengakses ekosistem UMKM keuangan inklusif , mendapatkan Capital dari BJB agar UMKM bisa bertransformasi menjadi maju dan berkembang.
Konvergensi cisi misi kolaborasi untuk meletakkan pondasi dan support demi berdayakan UMKM ke depan

Abdul Habib Farid Masterecard

Indoensia mempunyai 64 juta lebih UMKM yang memberikan 61% PDB bagi pemerintah Indonesia. MasterCard terus memberikan kontribusi kepada pemerintah Indonesia melalui program Strive Indonesia menjangkau 50.000 UMKM di Jawa Barat.

Peluncuran Strive Digital Learning Network

Lanjut kegiatan diskusi panel

Nurhasan memimpin progam Materrcard center for inklusif growth Indoensia.
Strive Digitalisasi Learning Network ini penting untuk mendeliver program dengan baik sehingga manfaat nya bisa langsung terbukti dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM.

Bapak Dading Direktur Pengembangan UMKM dan Koperasi Bappenas edang merancang RPJPN 2025-2045 support UMKM agar mereka bisa bertumbuh dan senantiasa bisa memberikan kontribusi pertumbuhan secara berkelanjutan. Melalui Strive Digital Learning Network pemerintah sangat mendukung program ini terkait 20 tahun ke depan Bapak Presiden sdh meluncurkan 2045 Indonesia Emas secara visi ingin menjadi negara Nusantara yang berdaulat maju melalui transformasi sosial , kesehatan, pendidikan, ekonomi harus sejajar dengan negara negara maju.

Kita masuk bonus demogarfi sehingga banyak sekali yang harus dibina untuk menghadapi tantangan ke depan yang semakin berdaya saing.
Perilaku konsumen yang sudah bergeser post pandemic yang lebih mempunyai keinginan hidup sehat, belanja lebih banyak melalui platform online yang bisa menjadi peluang dengan memanfaatkan perilaku konsumen yang mulai berubah.

Ibu Dini ( indoensia social impact center ) dan philantropy
Merupakan jaringan investor network untuk sosial terbesar di ASIA dalam hal
Akses network, Capacity building,Loan,Grant,Incubator, Akselerator
Mencoba mengedukasi dan menginspirasi perusahaan besar Dari 5.000 perusahaan baru 100 perusahaan yang sudah yang memiliki pemahaman untuk strategic social impact yang sustainable. Harusnya bisa saling melengkapi satu dengan yang lainnya. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang sangat kruisal untuk kita support. Bagaimana kita bisa menginspirasi lebih banyak lagi perusahaan untuk bekerjasama dan mendukung UMKM dan mengembangkan bagaimana UMKM bisa naik kelas. Go Digital, Get Capital, Supporting Eco system.

Regards

Haryono
ABDSI Jakarta

Related Articles

Responses

WordPress Lightbox